Mahasiswa Unila Raih Juara Lomba InovasI Daerah Provinsi Lampung 2019

Sigerblogger.com - Mahasiswa Unila kembali mengukir prestasi. Kali ini mahasiwa unila meraih Juara 1 Kategori Peneliti pada Lomba Inovasi Daerah Provinsi Lampung tahun 2019. Untuk mahasiwa unila diwakili oleh Dede Supriatna, Anggi Saputra dan Reza A. Rahadi dari Robotika dan Otomasi Universitas Lampung.

Ketiganya berhasil menorehkan prestasi terbaik dengan meraih Juara 1 dalam Kategori Peneliti pada Lomba Inovasi Daerah Provinsi Lampung tahun 2019. Adapun Judul Inovasi yang mereka buat mengenai “Rancang Bangun Stingray UAV (Unmanned Aerial Vehicle) jenis Fixed Wing sebagai solusi cerdas mitigasi bencana di Indonesia “.

Data Pemenang Lomba Lomba Inovasi Daerah 2019

Sobat penasaran, siapa saja pemenang lomba ini. Simak oretan Siger Blogger antara lain sebagai berikut:

Kategori Peneliti :

  • Juara 1 – Dede Supriatna, dan rekannya dari Universitas Lampung
  • Juara 2 – Syahdilla Anggia Akhni, dan rekannya dari Politeknik Negeri Lampung
  • Juara 3 – Dr. Agus Sutanto, M.Si., dkk (Univ. Muhammadiah Metro)
  • Harapan 1 – Juli Nursandi, S.Pi., M.Si., dari Politeknik Negeri Lampung
  • Harapan 2 – Arnes Yuli Vandika, S.Kom., M.Kom., dari Universitas Bandar Lampung
  • Harapan 3 – Riza Imam As’ari dari STIMIK Pringsewu.

Diketahui Lomba Inovasi daerah yang mereka ikuti merupakan ptogram yang diadakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan kampus Universitas Bandar Lampung.
Pada lomba tersebut terdapat 3 kategori meliputi Kategori Peneliti, Kategori Umum dan Kategori Pelajar. Seperti biasanya, dalan hal perlombaan akan melalui beberapa tahapan. Di perlombaan ini berupa tahapan seleksi proposal dan video produk, site visit, dan presentasi final.

Inovasi berupa UAV / Drone yang didesain dan dibuat untuk melakukan pekerjaan aerial surveilence untuk daerah rawan bencana inilah yang membuat ketiga mahasiswa unila ini berhasil unggul dalam peneliti dari perguruan tinggi lain. Uniknya Drone yang diberi nama Stingray ini memiliki kemampuan aerial mapping dan kelebihan monitoring dengan daya jelajah yang mencapai 32 km.

Selain itu, memiliki waktu terbang yang mencapai 40 menit dan dapat memberikan output berupa orthopoto mapping. Hasil inovasi yang mereka buat merupakan karya hasil usaha dari anak unila dengan tingkat penggunaan komponen dalam negeri yang mencapai 70%.

Nah daerah deratan kampus yang diwakili mahasiswanya tersebut memang sangat menginspirasi. Apalagi mereka mampu merebut juaranya. Kita berharap mahasiwa di Lampung terus berinovasi dengan karya-karya terbaik untuk kemajuan Lampung tercinta.

Pastinya dari program Pemerintah Provinsi Lampung dapat memotivasi pemuda agar selalu berkreasi, memunculkan ide-ide baru, dan selalu semangat untuk saling mendorong sesamanya. Ayo bersatu dan majulah mahasiswa Lampung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel