Perbedaan Motif Siger Pepadun Dengan Siger Saibatin

Sigerblogger.com - Siger Saibatin dengan Siger Pepadun memiliki perbedaan yang cukup mudah untuk ditebak. Secara bentuk, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Walaupun pada dasarnya siger memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai mahkota keangungan yang dipakai oleh pengantin wanita lampung dan sebagai icon Lampung yang sudah terkenal.

Siger Lampung sangat terkenal di dunia, deretan desianer tenama baik lampung dan indonesia pun sudah berhasil membuat nasional kostum yang diperlombakan diajang International dan mampu menjadi pemenang pertama kostum terbaik dunia.

Selain itu, siger juga dikenakan dalam motif kain batik khas lampung yang keren. Tak hanya itu, Motif benda berupa Siger Lampung juga dapat anda temukan di setiap ruko yang ada di Kota Bandar Lampung dan lainnya dan juga berupa gantungan kunci dengan motif siger.

Siger merupakan bagian dari pakaian adat lampung. Berdasarkan adat dari suku lampung sai batin dengan suku lampung pepadun yang sama-sama memilikinya, namun dengan ciri khasnya masing-masing. Siger juga diabadikan sebagai titik pusat lampung yang dibuat berupa monumen yang terkenal yakni Menara Siger.

Untuk membedakan kedua siger antara lampung sai batin dengan pepadun sangat mudah. Jika anda sudah pernah memahami perbandingan kedua siger ini, maka sangat sulit untuk dilupakan. Saat anda melihat langsung baik berupa gambar atau siger asli maka anda tentu mudah menebaknya.

2 Perbedaan Bentuk dan Motif Siger Pepadun Dengan Siger Saibatin

Siger memiliki corak warna yang sama, mahkota pengantin adat lampung yang memiliki warna kuning keemasan. Biasanya siger ini digunakan saat upacara adat masyarakat lampung seperti pernikahan dan tarian/kesenian. Motif siger lampung sai batin dan pepadun juga tergolong unik. Baca juga: 5 Perbedaan Masyarakat Lampung Pepadun dan Saibatin

 Jika dilihat, memang sekilas mirip dengan sayap burung elang yang sedang memekarkan sayapnya. Untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara siger sai batin dengan siger pepadun, yakni dari Bentuk dan motifnya. Silahakan simak informasinya berikut ini:

1. Bentuk dan Motif Siger Saibatin
- Bentuk Lekukan Siger Saibatin

Siger Sai Batin memiliki 7 lekukan/ gerigi. Untuk setiap celahnya dihiasi beberapa perlengkapan lain, seperti mirip dengan tangkai dari tumbuhan sekala. Hiasan yang menyerupai tumbuhan sekala ini, ditancapkan saat siger hendak dipakai. Siger akan terlihat megah dan mewah dengan perpaduan hiasan tersebut.

Namun, tahukah anda ternyata dari 7 lekukan ini memiliki makna yang unik berdasarkan Gelar atau Adok masyarakat Lampung Sai Batin. Di masyarakat Sai Batin dengan 7 Gelar tersebut adalah Suttan/dalom, Raja jukuan/dipati, Batin, Radin, Minak, Kimas dan Mas/inton. Jadi, lekukakan dari siger ini adalah salah satu cara anda untuk membedakan keduanya.

Kemudian perhiasan sebagai pelengkap siger yang di pasang saat memakainya yang mirip dengan pohon sekala. Selain itu, ada juga berpendapat hiasan yang tertancap di siger, sangat mirip dengan tangkai bambu dengan daunnya yang tersusun rapi.

- Motif Siger Saibatin

Diilihat dari motifnya, bahwa Siger Sai Bantin memiliki bentuk berupa 1 lepengan yang di pakai dengan mempertemukan dari ujung ke ujung tali. Lepengan siger ini, ditempelkan ke kepala wanita lalu di ikatkan dengan tali yang ada pada ujungnya. Sehingga Siger Sai Batin ketika dikenakan akan nampak dari terlihat dari depan.

Namun, Jika dilihat dari belakang akan nampak seperti kosong, Motifnya akan terlihat terbalik. sehigga saat di pandang akan nampak gunjungan atau konde saja. Ini jelas berbeda dari Siger Pepadun, yang sama terlihat jelas baik dari depan maupun dipandang dari arah belakang.

2 . Bentuk dan Motif Siger Pepadun
- Bentuk Lekukan Siger Pepadun

Untuk Bentuk Siger Pepadun berjumlah 9 lekukan. Hal ini terlihat jelas saat anda melihat dan menghitung jumlah dari masing-masing lekukannya. Keduanya juga memiliki makna tersendiri. Jika pada Siger Pepadun dengan 9 Lekukan, ini menunjukan bahwa terdapat 9 Marga yakni Abung Siwo Mego.

Untuk perhiasan siger pepadun yang mirip dengan buah sekala. Jika siger sai batin menyerupai batangnya, namun pada siger pepadun menyerupai buahnya yang terlihat mirip dan jelas. Untuk membedakanya, jika siger sai batin hanya tertancap hiasan di bagian depan siger, namun untuk Pepadun dihiasi di bagian depan dan belakang.

Kemudian, Siger Pepadun terdapat dua kain putih yang berjuntai meghiasi siger. Terletak di bagian kiri dan kanan yang sangat indah. Jika di siger sai batin tidak ada, hanya saja terdapat hiasan lain yang hampir sama. Namun, untuk hiasan kain putih, siger sai batin tidak ada. Sehingga ini juga dapat anda lihat sebagai perbedaanya.

- Motif Siger Pepadun

Membahas mengenai motif Untuk Siger Pepadun tentu berbeda yakni sekilas seperti terlihat 2 Lempengan Siger yang disatukan dari depan dan belakangnya. Untuk cara memakainya pun tinggal di pasang dari atas yang langsung dimasukan ke atas kepala. Sengga Siger terlihat tertancap di kepala dengan tegak lurus dan anggun.

Berbeda jika Siger Sai Batin, karena hanya 1 Lempengan saja yang dipakai dengan ditempelkan ke dahi wanita, lalu di ikatkan hingga ke konde. Jika dilihat dari depan dab belakang akan nampak bentuk siger yang kokoh. Kedua motif ini memang sangat berkarakter unik, elegant dan mewah sebagai ciri khas masing-masing adat.

Itulah perbedaan Siger Sai Batin dengan Siger Pepadun. Walaupun memiliki bentuk dan motif yang berbeda sebagai tanda untuk mengenalinya. Namun, keduanya memiliki makna dan tujuan yang sama yakni sebagai pakaian adat lampung berupa mahkota keagungan yang dipakai oleh wanita lampung dan juga sebagai icon Provinsi Lampung.

Semoga dengan adanya artikel mengenai perbedaan motif siger pepadun dan saibatin ini mampu memberikan pemahaman sebagai pembelajaran bagi kita mengenai budaya lampung. Pembahasan diatas terkait cara untuk membedakan seperti apa ciri khas antara Siger Sai Batin dengan Siger Pepadun.

Mari kita pelajari bersama budaya yang ada di tanah Sai Bumi Rua Jurai ini, guna melestarikan dan salah satu bentuk partisipasi dalam membantu pemerintah mempromosikan Budaya yang ada di Provinsi Lampung. Semoga bermanfaat, Tabikpun. (Sumber foto: @elryering, @e2visual, @erlangga.photography, @sapti_r).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel