Butetah Proses Pemberian Gelar Atau Adok Masyarakat Lampung

Sigerblogger.com - Apa itu Butetah?, Biasanya banyak orang mencari tahu terkait makna butetah dalam mesyarakat lampung. Sebagai suku yang juga kaya akan adat budaya, lampung ternyata memiliki keragaman tradisi yang hingga kini masih tetap dilaksankan seperti adat Butetah. Baca: Contoh Pribahasa Lampung Beserta Artinya

Bagi masyarakat yang tinggal di lampung, ternyata Butettah ini dijadikan sebagai upacara adat bersamaan dengan hari pernikahan. Namun, acara Butetah ini dilakukan oleh para keturunan bangsawan/raja dan tak semua masyarakat lampung boleh melakukannya, kecuali sudah menyelasikan peraturan dalam adat.

Makna Butetah Pada Masyarakat Lampung

Butetah adalah proses pemberian Gelar atau Adok kepada seseorang yang berasala dari keturunan dari keluarga raja atau bangsawan. Butetah ini dilakukan oleh suku lampung disaat menikahkan putera-puterinya.

Pemberian Gelar ini dilakukan pada maysrakat lampung baik Sai Batin dan Pepadun. Bedanya hanya terletak pada penyebutannya saja. Jika di masyarakat Lampung Sai Batin disebut sebagai Butetah, namun untuk masyarakat Pepadun disebut Pepaccur.

Kedua suku ini menjunjung tinggi adat istiadat yang sudah diwariskan sejak zaman dahulu. Sebab, masyarakat Lampung juga sama hal nya dengan suku adat lain yang ada di seluruh indonesia yang sama-sama memiliki budaya warisan dan harus di junjung secara bersama sebagai tanda pelestarian budaya.

Sebagai proses dalam melakukan acara Butetah memang tak semua masyarakat lampung melakukan acara ini. Sebab harus dilihat dari silsilah keturunan yang berasal dari pihak bapak sebagai generasi penerus dan akan menjadi tokoh adat dalam kehidupan bermasyarakat

Macam Sebutan Gelar/Adok Masyarakat Lampung

Gelar yang ada pada masyarakat Lampung memiliki tingkatannya, ketika seseorang yang sudah diberikan Gelar/Adok, maka Gelar tersebut akan dipakai selama hidupnya. Sehingga masyarakat Lampung lainnya akan memanggil seseroang tersebut berdasarkan Gelar yang sudah di kukuhkan.

Gelat tersebut harus dijaga dan menjadi contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat yang akan dibawa sampai akhir hayatnya.

Berikut jenis sebutan gelar dalam masyarakat lampung berdasarkan tingkatnya:
  • Suntan atau Suttan, Gelar ini memiliki nama lain yang disebut Dalom atau Pangiran.
  • Dipati atau disebut dengan nama Khaja.
  • Gelar yakni Batin.
  • Kemudian Khadin artinya Radin, (bukan "Raden", tapi Radin) ini seperti dipakai oleh Pahlwan Lampung "Radin Inten".
  • Selanjutnya ada Gelar Minak dan Kimmas.
  • Serta ada juga Gelar Mas atau Intton, artinya sama hanya saja beda penyebutan.
Itulah Buttetah dan penjelasannya. Dizaman yang semakin modern ini sudah banyak yang lupa akan hal ini. Semoga kita semua terus berusaha memahami dan melestarikan Adat dan Budaya Lampung.

Selaku masyarakat yang tinggal Sai Bumi Rua Jurai, mari kita sebarkan informasi mengenai Budaya Lampung, sebagai bentuk cinta kita terhadap Bumi Lampung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel